Call Center

Fans Page PDAM

Perjalanan Pasukan Air


www.m-edukasi.web.id blog guru
Apakah Website PDAM Temanggung ini bagus ?
Bagus sekali
Bagus
Kurang Bagus
Tidak Bagus
 
350242 Total Hits Halaman
114423 Total Pengunjung
137 Hits Hari Ini
7 Pengunjung Hari Ini
5 Pengunjung Online

Atasi Kekeringan, PDAM Temanggung Manfaatkan Mata Air Sigandul

Diposting pada: 2016-01-21, oleh : Admin, Kategori: Hubungan Langganan

 

 

 

 

Temanggung, Jowonews.com – Pemerintah Kabupaten Temanggung Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal  berencana memanfaatkan Mata Air Sigandul di Desa Tlahab lereng Gunung Sindoro untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut Direktur PDAM Tirta Agung, Edi Sucahyo, debit air di mata air tersebut cukup tinggi sehingga bisa dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan masyarakat. Mata Air Sigandul ditemukan secara tidak sengaja dalam proses pembangunan Jembatan Sigandul tahap I, saat dilakukan pengeboran tiang pancang justru keluar sumber air yang cukup deras.

Edi menuturkan berdasarkan penelitian geolistrik LIPI, jika dieksploitasi mata air tersebut debit airnya bisa mencapai 71 liter per detik.Ia mengatakan pemanfaatan sumber air tersebut tidak akan mengganggu sumber air lain di sekitarnya. “Kami hanya memanfaatkan air yang keluar saja, secara alami sehingga tidak mengganggu sumber air lain,” katanya, baru-baru ini di Temanggung.

Ia berharap dengan adanya tambahan sumber air tersebut nantinya pelayanan air PDAM Tirta Mudal terhadap pelanggan bisa lebih maksimal. Ia menuturkan pada musim kemarau saat ini, dari 21 mata air yang dimanfaatkan PDAM, rata-rata debit airnya mengalami penurunan sekitar 30 persen.

“Penurunan debit mata air telah terjadi sejak pertengahan Juli 2015 yang mengakibatkan sekitar 10.000 pelanggan dari 34.000 pelanggan terganggu antara lain di wilayah Kauman Kecamatan Parakan, Kelurahan Banyurip, Jampiroso dan Jampirejo, sebagian Kelurahan Manding, Perumahan Puri Kencana Temanggung, dan sebagian Kecamatan Kaloran,” tutupnya. (JN03)

Sumber


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 1 komentar untuk berita ini

  • aksi cepat tanggap
    2016-04-20

    rawan kekeringan di 2016 akibat diprediksi bahwa musim panas yang panjang harus diperhatikan terutama untuk daerah yang sangat sulit air