Info Tagihan

Web GIS

Tim Pelestarian Alam

Call Center

Fans Page


www.m-edukasi.web.id blog guru
Apakah Website PDAM Temanggung ini bagus ?
Bagus sekali
Bagus
Kurang Bagus
Tidak Bagus
 
3130412 Total Hits Halaman
457059 Total Pengunjung
69 Hits Hari Ini
32 Pengunjung Hari Ini
4 Pengunjung Online

Debit Mata Air PDAM Temanggung Menyusut

Diposting pada: 2016-01-21, oleh : Admin, Kategori: Hubungan Langganan

 

 

 





TEMANGGUNG, suaramerdeka.com – Direktur PDAM Tirta Agung Temanggung, Suparto Edy Sucahyo mengatakan, saat ini debit 21 mata air yang digunakan PDAM dan disalurkan kepada 34.000 pelanggannya mulai menyusut. Akibatnya, 10.000 pelanggan dari total 34.000 pelanggan mulai terdampak.

“Akibat musim kemarau panjang debit mata air sudah mulai turun dan dampaknya sudah mulai terasa. Dari 21 sumber air jika kondisi normal debitnya bisa mencapai 368 liter per deit, sekarang hanya 110,4 liter per detik,”ujarnya kemarin.

Disebutkan, 10.000 pelanggan yang terdampak tersebar di beberapa wilayah. Antara lain, di Kauman Kecamatan Parakan, Banyuurip, Jampiroso, Jampirejo, sebagian Kelurahan Manding, dan Puri Kencana di Kecamatan Temanggung dan sebagian Kecamatan Kaloran.

Meski demikian, kesulitan air itu dialami pelanggan hanya di jam-jam sibuk saja, yakni pagi hari sekitar pukul 06.00 sampai pukul 08.00 dan sore hari pukul 16.00 sampai 18.00.

Untuk menambah suplai air bersih kepada pelanggan ke depan PDAM akan memanfaatkan temuan sumber mata air baru di dekat jembatan Sigandul, di Desa Tlahab, Kecamatan Kledung.

“Debit dari mata air Sigandul ini cukup besar dan InsyaAllah akan kita manfaatkan. Berdasarkan penelitian sumber air di Sigandul ini bisa dimanfaatkan atau diekspoitasi sampai 71 liter per detit. Mudah-mudahan ini bisa menambah pelayanan kepada para pelanggan,”katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Temanggung Agus Sudaryono menyebutkan sampai saat ini ada 32 desa di beberapa kecamatan yang mengalami krisis air bersih.

“Untuk menangani kekeringan kita lakukan droping air menggunakan dana APBD dan bekerjasama dengan berbagai pihak swasta seperti Laznas BSM. Kami mengimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan air bersih benar-benar untuk keperluan dihemat, jangan menebang pohon-pohon besar karena itu menyerap air,”terangnya.

Kepala Bank Syariah Mandiri (KCP) Temanggung, Wahyu Riyanto menuturkan, sediktnya ada tiga kecamatan yang dibantu air bersih, yakni Kranggan, Kaloran, Kandangan. Laznas BSM memberikan bantuan delapan tandon dan 100 tangki air bersih.

(Raditia Yoni Ariya/CN34/SM Network)

Sumber


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini